Hello everyone!
I am back.
I want to write something before 2020 real end. This is just some thoughts in mind that I want to share here, idk if someone will read this. I am fangirling a lot this year. Efek konser Winner tahun lalu, euphorianya masih kerasa. Hidup itu selalu seimbang. Yea begitulah, setelah hari-hari seperti dipenuhi euphoria karena Winner, datanglah musibah dunia yang mengacau balaukan kehidupan di bumi. Kemudian, apa saja hal-hal yang berkesan di tahun ini.
The first one is about my life as a hardcore fangirl this year. Karena konser Winner, aku jadi punya beberapa teman baru. Awal tahun bulan Januari, aku ikut acara SeungSeung birthday di salah satu tempat karaoke di Denpasar. Itu adalah acara kpop unofficial yang aku ikutin. Lucu dan seru si. Kita kayak ngerayain ulang tahun idola kpop bareng, padahal mereka sendiri kayaknya ga tau kita tu ngerayain ultahnya. Tapi inti dari acara kayak gini bukanlah mereka tau ato nggak, tapi kita yang sesama suka kpop dan mengidolakan orang yang sama bisa ngumpul bareng itu yang penting. Apalagi tempatnya di karaoke, jadi bisa nyanyi bareng dan seru-seruanlah. Dapat banyak freebies juga, kayak photocard Winner. Waktu itu juga lagi rame Any Song Challenge miliknya Zico. Kita ikut buat video gitu disana, seru juga si bisa join challenge nya itu. Intinya si aku having fun there walaupun masih agak kikuk, karena aku orang yang agak sulit berbaur dan need time to close with someone, apalagi a group. Tapi mereka baik-baik semua, jadi walaupun aku kikuk, tapi aku bisa menikmati acaranya itu.
Ini Any Song challenge anak Inseo Bali.
Hal lain tentang Kpop yang cukup mengesankan di tahun ini adalah aku yang akhirnya kena korban kapitalisme LOL. Jadi Winner rilis full album dengan judul Remember, sebelum Winner hiatus karena Jinu dan Hoony pergi wajib militer. Sedih. Sangat sedih. Rasanya seperti ditinggal saat sayang-sayangnya. Jadilah aku beli album mereka. harganya sugguh lumayan, dan aku belinya saat pandemi mulai menyerang Indonesia. Dan Mino collab sama Nivea ngeluarin lipbalm yang bungkusnya di design sama Mino, alhasil, aku kepincut buat beli... padahal aku bisa dapetin 4 lipbalm dengan menggunakan uang yang aku pake buat beli lipbalmnya si Mino. Tidak apa si, lumayan buat jadi cerita saat tua nanti. Saat ultah Mino bulan Maret, sebenarnya bakal ada acara sama anak-anak Inner Circle (nama fans Winner) tapi batal karena pandemi ini. Sedih, padahal acaranya pasti seru. Kemudian ulang tahun Jinu sudah dipastikan tak ada acara, tapi teman-teman Inner Circle yang di Jakarta buat event dan fans-fans luar kota bisa ikut. Kita cukup bayar ongkir aja, dan nanti bakal dikirimin freebies berupa photocard dan cup sleeve. Menurut ku event kayak gini tu seru si, nge hype idol bareng walaupun online.
Winner and Inner Circle berperan penting di tahun 2020. Awal tahun aku sempat sakit dan opname beberapa hari. Selama dirumah sakit yang aku lakukan adalah menonton video Winner di You Tube. Aku belum terlalu mengenal mereka, aku tonton hampir semua acara mereka yang tahun-tahun lalu. Seseorang berkata saat kita lagi down, kita ga boleh fokus ke hal itu, misalnya lagi sakit, jangan terlalu sedih dan fokus ke rasa sakit itu, carilah hal lain yang menyenangkan. Alhasil, aku cepet sembuh, aku banyak tertawa karena video-video Winner yang lucu-lucu. Selain itu, aku juga dapat beberapa teman baru. Dan di 2020, aku lebih banyak menghabiskan waktu online, terutama di Twitter. Hahahahahaha
Seperti yang kalian tau, dunia tahun ini mengalami musibah Covid 19. Hal ini benar-benar membuat banyak orang resah, banyak yang kehilangan pekerjaan, banyak yang dirumahkan. Bahkan sampai hari ini masih ada teman-teman ku yang di rumahkan. Aku sangat bersyukur aku masih bekerja, walau sempat di rumahkan 3 bulan (Mei-Juli). Tapi selama dirumahkan, aku tetap dapat gaji dan BPJS tetap di tanggung. Sungguh, aku sangat bersyukur akan hal itu. Aku baru menyadari hal ini di akhir tahun. Selain itu, aku juga belajar tentang sales di kantor. Aku mulai belajar untuk ikhlas, selalu bersyukur, dan selalu melihat sisi terangnya. Mungkin ini bukan pekerjaan impian ku, tapi aku mendapatkan rejeki dari ini. Aku masih bisa menabung dan berbelanja. Bukankah ini adalah sebuah berkah? Tentu saja. Aku sangat bersyukur akan hal ini. Tentunya aku berharap keadaan berangsur-angsur membaik kedepannya. Pariwisata dibuka dan semua aktifitas bisa kembali normal.
Tentang pencapaian di tahun ini, mmm aku rasa aku lebih banyak mendapat "mental" achievement. Aku mulai belajar untuk ikhlas tentang hal-hal yang biasanya membuatku marah dan kesal. Aku banyak berpikir tentang banyak hal. Aku berharap, aku menemukan hal yang benar-benar aku sukai dan tekun menjalaninya. Semoga mimpi aku travelling ke tempat-tempat yang belum pernah aku kunjungi terwujud. Anyway, ada beberapa list-list hal yang ingin aku lakukan di tahun 2021.
1. Aku ingin mencoba paralayang. Sungguh aku baru tau di Bali ada paralayang! Bulan Desember ini ada diskon sebenarnya, tapi cuaca tidak mendukung, jadi tahun 2021 yes!
2. Mencoba makanan baru.
3. Belajar skill-skill baru dan belajar bahasa asing kayak Korea. Kali ini harus serius ye.
4. Mulai investasi.
5. Buat bisnis sampingan.
Sementara itu aja si yang kepikiran ahahahahah.
Anyway, tahun ini aku juga mendaki, udah aku post ceritanya. Terus aku juga rafting ke dua kalinya bersama teman-teman di kantor. Dan banyak yang lainnya hahahahaahah
Semoga tahun 2021 semua mimpi-mimpi dan keinginan yang belum terwujud bisa terwujudkan. Semoga aku menemukan hal yang benar-benar aku inginkan.
Stay healthy and safe. Eat Well, Sleep Well, and Rest Well. Plus Stay Well!











